Publikbogornews.com — Duka masih menyelimuti warga Desa Pangaur, Kabupaten Bogor, setelah banjir bandang menerjang wilayah tersebut beberapa hari lalu dan merusak sejumlah rumah warga.
Di tengah kepedihan itu, harapan mulai hadir saat Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat menyalurkan perhatian dan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Melalui Dinas Perumahan dan Permukiman, Pemkab Bogor menurunkan Tim Reaksi Cepat yang dibentuk atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, untuk meninjau langsung rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan parah akibat bencana.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bogor, H. Eko Mujiarto, S.H., M.H., mengatakan langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati agar penanganan warga terdampak dilakukan secepat mungkin.
“Iya, hari ini tim sudah turun. Itu atas instruksi Bapak Bupati Rudy Susmanto, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik semampu kami,” ujar Eko Mujiarto, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, setiap laporan yang berkaitan dengan kondisi darurat harus segera direspons agar warga terdampak bencana tidak terlalu lama menunggu kepastian bantuan.
Ia menegaskan, seluruh unsur pemerintah harus sigap dan saling bersinergi melalui komunikasi serta koordinasi yang baik, mulai dari tingkat RT, pemerintah desa, kecamatan, hingga dinas terkait.
“Selain memang hal seperti itu harus segera direspons dan ditangani, semua unsur harus bersinergi dengan komunikasi dan koordinasi agar informasi satu arah, satu komando seperti yang dibentuk Bapak Bupati,” tambahnya.
Eko juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Pangaur. Ia berharap masyarakat tetap sabar menghadapi situasi sulit saat ini, karena proses pendataan hingga penanganan membutuhkan tahapan.
Meski demikian, Dinas Perumahan dan Permukiman memastikan akan berupaya maksimal agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan dan penanganan yang layak.
Di tengah reruntuhan rumah dan lumpur sisa banjir, kehadiran pemerintah menjadi secercah harapan bagi warga yang kini berusaha bangkit menata kembali kehidupan mereka.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow






































