Publikbogornews.com – Luapan Sungai Cidurian akibat hujan deras memicu longsor dan kerusakan infrastruktur di Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Bogor Barat. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor bersama pemerintah desa turun langsung meninjau lokasi terdampak.
Peristiwa pertama terjadi di Kampung Nanggung Ciasahan RT 03/04 pada Senin, 9 Mei 2026 dini hari. Arus sungai yang deras menghantam bronjong penahan tebing hingga amblas sedalam 2,60 meter. Retakan sepanjang 48 meter juga muncul di badan jalan desa yang menjadi akses utama warga.
Menurut Zueni alias Ki Sanguan, posisi bronjong yang berada di tikungan sungai membuat struktur mudah tergerus arus deras dari bawah. Kondisi tersebut dinilai membahayakan akses warga Kampung Cigowong dan Ciasahan.
Selain itu, longsor kembali terjadi di Kampung Cigowong RT 01 RW 07 pada Selasa, 11 Mei 2026 pukul 01.00 WIB. Tebing sepanjang 8 meter dengan tinggi 5 meter longsor dan mengancam rumah milik warga bernama Aan. Peninjauan dilakukan TRC BPBD bersama Satpol PP Kecamatan Cigudeg, perangkat desa, dan LPM Desa Sukamaju.
Warga juga khawatir luapan Sungai Cidurian dapat merusak sawah serta perkebunan di sepanjang bantaran sungai. Nde (32), warga setempat, meminta pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR segera melakukan normalisasi Sungai Cidurian agar bencana serupa tidak terus berulang.
Peristiwa ini sebelumnya ramai diberitakan oleh Forum Komunikasi Jurnalis Bumi Putra (FKJBP) Bogor Barat dan mengingatkan warga pada banjir besar awal 2020 yang melanda wilayah Sukajaya, Cigudeg, dan Jasinga.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow








































