Publikbogornews.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan ancaman terhadap Iran meski pembahasan kesepakatan nuklir baru tengah disiapkan.
Dalam wawancara dengan The New York Times pada Minggu (14/6), Trump menegaskan bahwa aksi militer tetap menjadi salah satu opsi jika Teheran gagal mencapai kesepakatan dengan Washington.
Trump menyebut perundingan terkait program nuklir Iran dijadwalkan dimulai di Swiss pada Jumat mendatang.
Selain tekanan militer, ia juga mengisyaratkan kemungkinan peran Amerika Serikat sebagai “penjaga Timur Tengah” dengan imbalan 20 persen pendapatan kawasan tersebut.
Tak hanya itu, Trump mengklaim rancangan kesepakatan yang sedang dibahas akan menjamin akses bebas dan permanen di Selat Hormuz tanpa pungutan biaya, jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia.
Pernyataan tersebut menandakan ketegangan antara AS dan Iran masih jauh dari mereda, meski jalur diplomasi kembali dibuka melalui perundingan pekan depan.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow





































