Publikbogornews.com – Minggu pagi yang semula berjalan seperti biasa berubah menjadi duka mendalam bagi warga Bogor Barat.
Seorang anak laki-laki dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban serangan sekelompok anjing pemburu di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026).
Peristiwa tragis itu terjadi tidak jauh dari permukiman warga. Korban yang diketahui merupakan warga Kecamatan Cigudeg tersebut saat itu sedang bermain bersama tiga rekannya di area pematang kebun yang berada di dekat aliran kali kecil.

Menurut keterangan warga setempat, insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, keempat anak tersebut tengah bermain seperti biasa sebelum tiba-tiba didatangi sejumlah anjing pemburu yang kerap digunakan dalam aktivitas perburuan hewan liar.
“Korban bersama tiga temannya sedang bermain. Dua anak lainnya hampir menjadi korban juga, tetapi berhasil menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga,” ujar kesaksian warga.
Warga yang mendapat laporan langsung bergegas menuju lokasi. Namun, ketika pertolongan datang, kondisi korban sudah sangat memprihatinkan. “Ketika warga sampai ke lokasi, korban sudah dalam kondisi yang sangat mengenaskan,” tambahnya.
Keterangan serupa disampaikan F, salah seorang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Ia menyebut korban diduga diserang oleh lebih dari satu ekor anjing pemburu.
“Ada sekitar empat anjing yang menyerang. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara para pemburu diamankan warga dan dibawa ke kantor kepolisian,” ungkap F.
Peristiwa ini sontak memicu perhatian luas masyarakat. Hingga sore hari, ratusan warga masih terlihat berkumpul menunggu perkembangan penanganan kasus yang telah merenggut nyawa seorang anak tersebut.
Sejumlah kendaraan, puluhan anjing pemburu, serta para pemburu dari berbagai wilayah juga telah diamankan di Mapolsek Jasinga.
Situasi di sekitar kantor polisi terpantau ramai oleh warga yang menanti kejelasan proses hukum atas insiden tersebut. Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa sejumlah pihak masih menjalani pemeriksaan guna mengungkap kronologi dan tanggung jawab atas tragedi tersebut.
Di balik proses hukum yang kini berjalan, peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.
Kehilangan seorang anak dalam peristiwa tragis seperti ini menjadi pengingat bahwa keselamatan warga, khususnya anak-anak, harus menjadi perhatian utama, termasuk dalam pengawasan aktivitas perburuan yang melibatkan hewan pemburu di dekat kawasan permukiman.
Kini, warga berharap aparat dapat mengusut tuntas kejadian tersebut dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow








































