Beranda Berita Terkini KPK Bongkar Fakta 20 Tahun Korupsi di Indonesia: 91 Persen Pelaku Pria,...

KPK Bongkar Fakta 20 Tahun Korupsi di Indonesia: 91 Persen Pelaku Pria, 9 Persen Perempuan

Publikbogornews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap fakta mengejutkan terkait peta pelaku korupsi di Indonesia selama dua dekade terakhir.

Berdasarkan data penindakan sejak 2004 hingga 2025, mayoritas pelaku tindak pidana korupsi didominasi oleh laki-laki.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyampaikan, dari total 1.904 pelaku korupsi yang telah ditangani, sebanyak 91 persen atau 1.742 orang merupakan pria.

Baca Juga :  Iran Tolak Gencatan Senjata AS: Inginkan Akhir Perang Permanen

Sementara 9 persen lainnya, atau 162 orang, adalah perempuan.

“Data penindakan KPK menunjukkan sejak tahun 2004 hingga tahun 2025, terdapat 1.904 pelaku tindak pidana korupsi berdasarkan jenis kelamin yang sudah ditangani,” ujar Budi dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (21/4).

Baca Juga :  Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Kalah dari Barcelona

Menurutnya, angka tersebut diperoleh dari hasil penelusuran menyeluruh, tidak hanya terhadap pelaku utama, tetapi juga pihak-pihak dalam jejaring yang ikut terlibat.

KPK menegaskan, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya menindak aktor utama. Upaya tersebut harus mampu membongkar seluruh jaringan yang menopang praktik korupsi.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Tetapkan UMK dan UMSK 2026, Bekasi Tertinggi Pangandaran Terendah

“Integritas tidak bisa dibangun secara individual, melainkan harus diperkuat dari lingkungan terdekat seperti keluarga, rekan kerja, hingga jejaring politik,” tegas Budi.

Data ini menjadi pengingat bahwa korupsi bukan sekadar tindakan personal, melainkan kejahatan sistemik yang melibatkan banyak pihak dan harus diberantas hingga ke akar-akarnya.***

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKisah Haru Jemaah Termuda dari Makassar, Berangkat Haji di Usia 19 Tahun Berkat Dampingi Ibunda
Artikulli tjetërWapres Gibran Tinjau Bandara dan Pelabuhan Nabire, Pemerintah Pacu Infrastruktur Papua Tengah