Publikbogornews.com – Dugaan pemotongan anggaran Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kecamatan Jasinga semakin memanas.
Ketua PAC Partai Gerindra Jasinga, Rahmat Mulyana, menegaskan partainya tidak terlibat dan mengecam keras pencatutan nama Gerindra dalam polemik tersebut.
Rahmat, yang akrab disapa Pamatuk, mengaku keberatan setelah beredarnya tayangan di media sosial yang menyebut dugaan pemotongan dana P3TGAI hingga 30 persen dengan membawa nama Partai Gerindra.
Ia menegaskan, oknum yang disebut dalam tayangan tersebut bukan pengurus struktural Gerindra Jasinga.
“Kami akan telusuri siapa yang mencatut nama partai.
Jika terbukti, persoalan ini akan kami laporkan ke DPP Gerindra dan kami mendukung proses hukum berjalan. Marwah partai tidak boleh dipermainkan,” tegas Rahmat.
Di sisi lain, fakta lain muncul dari keterangan Sekretaris Desa Barengkok, Enjang. Ia mengakui dua paket P3TGAI di Desa Barengkok merupakan program aspirasi Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Gerindra, Marlin Maisyarah, dengan nilai Rp195 juta per lokasi yang bersumber dari APBN Kementerian PUPR.
Enjang, yang juga menjabat Ketua salah satu kelompok P3A-TGAI, mengungkapkan rekomendasi program tersebut diperolehnya melalui seseorang bernama Nurul, mantan pendamping desa di Barengkok.
“Rekomendasi saya dari Kang Nurul, mantan pendamping desa,” ujarnya.
Namun, Enjang membantah adanya pemotongan anggaran. Menurutnya, dana baru dicairkan pada tahap pertama sebesar Rp136,5 juta dan pekerjaan masih berlangsung.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Nurul belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi melalui WhatsApp tidak mendapat respons, bahkan nomor wartawan dilaporkan telah diblokir.
Dugaan keterlibatan Nurul dalam proses rekomendasi program pun kini menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan publik yang menunggu penjelasan resmi.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow






































