Beranda Berita Terkini Kejari Bogor Ungkap Dugaan Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara, Kerugian Negara Capai...

Kejari Bogor Ungkap Dugaan Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara, Kerugian Negara Capai Rp9,1 Miliar

Publikbogornews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor mengungkap dugaan korupsi dalam proyek pembangunan RSUD Bogor Utara senilai Rp93,44 miliar yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Barat.

Kasus tersebut diduga menimbulkan kerugian negara hingga Rp9,1 miliar.

Kepala Kejari Kabupaten Bogor, Denny Achmad,mengatakan kerugian negara terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Tetap Buka Saat Cuti Bersama Nyepi dan Idulfitri

Dugaan penyimpangan spesifikasi pekerjaan disebut berdampak pada kualitas pembangunan rumah sakit tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan investigatif BPK RI, ditemukan kerugian negara mencapai Rp9,1 miliar,” ujar Denny, Jumat (19/6/2026).

Dari total kerugian itu, sekitar Rp1,1 miliar telah dikembalikan ke negara. Dana tersebut terkait dugaan kesalahan dalam fungsi pengawasan manajemen konstruksi oleh PT Daya Cipta Dianrancana.

Baca Juga :  H-1 Lebaran, Leuwiliang Macet Parah, Polisi Turun Tangan

Sementara itu, sisa kerugian sekitar Rp8 miliar masih didalami penyidik dan diduga berkaitan dengan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan PT Jasa Semanggi Enjiniring.

Menurut Denny, dugaan pelanggaran mencakup lemahnya pengawasan konstruksi hingga proses pemilihan penyedia jasa manajemen konstruksi yang dinilai dipaksakan tanpa didukung kualitas dan kualifikasi teknis yang memadai.

Baca Juga :  Pemuda Patungan Tambal Jalan Nasional, Ujian Koherensi Sosial Negara

Hingga saat ini, tim penyidik Kejari Kabupaten Bogor telah memeriksa 61 saksi guna mengusut tuntas kasus yang menjadi sorotan publik tersebut.***

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakGali Jejak Perjuangan Rakyat Jasinga, Radien Serahkan Buku Sejarah ke Pemkab Bogor
Artikulli tjetërPutra Papua Pilih Kuliah di STPN demi Bangun Daerah Asal