Beranda Berita Terkini Kemenko Polkam Dorong Penguatan Pengawasan Maritim Nasional Hadapi Ancaman Laut yang Kian...

Kemenko Polkam Dorong Penguatan Pengawasan Maritim Nasional Hadapi Ancaman Laut yang Kian Kompleks

Publikbogornews.com – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong penguatan sistem pengawasan maritim nasional guna menghadapi ancaman keamanan yang semakin kompleks di wilayah perairan Indonesia.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Mohammad K. Koba, saat mengunjungi Maritime Command Center (MCC) Pusinfomar TNI di Batam, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga :  Hansi Flick Kembali Raih Gelar Pelatih Terbaik La Liga

Dalam kunjungannya, Koba menegaskan bahwa ancaman keamanan maritim saat ini tidak hanya muncul di permukaan laut, tetapi juga dari bawah laut.

Karena itu, Indonesia membutuhkan sistem deteksi yang modern, terintegrasi, dan mampu merespons potensi ancaman secara cepat.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN Perintahkan Kantor Buka Akhir Pekan Demi Kejar Target Penyelesaian Berkas

“Kawasan maritim Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Ancaman di permukaan maupun bawah laut akan semakin penting sehingga membutuhkan sistem deteksi yang modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis,” ujarnya.

Untuk memperkuat pengawasan maritim, Kemenko Polkam mendorong pengembangan jaringan sensor dan perangkat pendukung di berbagai wilayah strategis.

Baca Juga :  Kemenko Polkam Dorong Evaluasi Implementasi Perpres Platform Digital dan Pers

Teknologi yang akan diperkuat meliputi radar, kamera pengawas, kamera termal, serta Automatic Identification System (AIS).

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan deteksi dini, memperkuat keamanan perairan nasional, serta menjaga kedaulatan Indonesia di tengah dinamika ancaman maritim yang terus berkembang.***

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPakan Berkualitas dan Air Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Produksi Susu Sapi Perah
Artikulli tjetërIndonesia Tetap Masuk Emerging Market MSCI 2026, Kepercayaan Investor Global Terjaga