Publikbogornews.com – Kabar menggembirakan datang dari sektor pertanian. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2026 mencapai 127,73 atau naik 1,99 persen dibandingkan April 2026.
Kenaikan NTP ini menunjukkan pendapatan yang diterima petani tumbuh lebih cepat dibandingkan biaya produksi dan kebutuhan rumah tangga.
Peningkatan tersebut didorong oleh naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani sebesar 2,53 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani yang hanya 0,53 persen.
Subsektor hortikultura menjadi motor utama penguatan NTP dengan kenaikan mencapai 7,08 persen. Meningkatnya harga bawang merah, cabai rawit, cabai merah, dan tomat menjadi faktor pendorong utama.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan capaian tersebut menjadi bukti berbagai program pemerintah mulai memberikan manfaat nyata bagi petani.
Kementerian Pertanian akan terus memperkuat peningkatan produksi, rehabilitasi irigasi, penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pendampingan guna mendorong kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow








































