Publikbogornews.com – Kementerian Luar Negeri RI melalui Heni Hamidah memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dugaan pembajakan kapal MT Honour 25 di perairan Hafun, Somalia, Rabu (22/4).
Sebanyak empat WNI diduga menjadi korban dalam insiden tersebut.
Pemerintah Indonesia kini melakukan koordinasi intensif dan menempuh berbagai langkah lanjutan guna memastikan keselamatan para anak buah kapal (ABK) sekaligus mengupayakan pembebasan mereka.
Kemlu menyatakan laporan pembajakan telah ditindaklanjuti melalui jalur diplomatik dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat penanganan.
Fokus utama pemerintah saat ini adalah perlindungan WNI serta upaya penyelamatan di tengah situasi keamanan yang rawan di kawasan tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti ancaman pembajakan di perairan Somalia serta pentingnya respons cepat negara dalam melindungi warga negara Indonesia di luar negeri.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow








































