Publikbogornews.com – Ketegangan meningkat setelah militer Iran mengklaim menembak jatuh sejumlah armada militer Amerika Serikat dalam operasi penyelamatan pilot jet tempur yang jatuh.
Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, menyebut pasukannya berhasil menghancurkan dua pesawat angkut Lockheed C-130 Hercules serta dua helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik AS.
Insiden terjadi saat upaya penyelamatan kopilot jet tempur McDonnell Douglas F-15E Strike Eagle yang sebelumnya ditembak jatuh.
Menurut Iran, misi penyelamatan tersebut gagal akibat serangan intens pasukan mereka di lokasi kejadian.
Namun, pernyataan berbeda disampaikan Presiden AS, Donald Trump, yang menegaskan bahwa salah satu pilot berhasil diselamatkan dan dalam kondisi aman.
Ia juga menyebut operasi tersebut melibatkan puluhan pesawat.
Perbedaan klaim dari kedua pihak menambah ketidakjelasan situasi di lapangan sekaligus memperuncing tensi geopolitik di kawasan.
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow






































