Publikbogornews.com – Kabar duka datang dari misi perdamaian luar negeri. Prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon.
Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyebut, Praka Farizal meninggal dunia akibat serangan mortir yang diduga berasal dari Israel.
Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah, Dimar Bahtera, menjelaskan bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban tengah melaksanakan salat Isya di sebuah masjid. Mortir dilaporkan jatuh di dekat lokasi ibadah tersebut.
“Yang bersangkutan sedang melaksanakan salat Isya, kemudian mortir artileri jatuh di samping masjid,” ujar Dimar, Selasa (31/3).
Brigade Infanteri 25/Siwah merupakan satuan tempat Praka Farizal bertugas sebelum diberangkatkan sebagai bagian dari misi perdamaian di Lebanon.
Saat ini, jenazah almarhum tengah dalam proses pemulangan ke Indonesia. Berdasarkan permintaan keluarga, Praka Farizal akan dimakamkan di Kulon Progo.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, TNI memastikan prosesi pemakaman akan dilaksanakan secara militer.
Upacara tersebut menjadi simbol penghargaan negara atas jasa dan pengabdian almarhum dalam menjaga perdamaian dunia.
Kepergian Praka Farizal menjadi pengingat akan risiko besar yang dihadapi prajurit dalam menjalankan tugas, termasuk dalam misi kemanusiaan di wilayah konflik.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow






































