Publikbogornews.com— Cara berbeda ditempuh Jeni Abdulrokhim, pemudik asal Rangkasbitung, saat pulang kampung ke Purbalingga.
Ia memilih menempuh perjalanan selama empat hari dengan bersepeda demi menikmati pengalaman mudik yang lebih bermakna di bulan puasa.
Selama perjalanan, Jeni juga memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dengan komunitas pesepeda di jalur Pantura.
Komunitas gowes itu turut menyediakan tempat singgah bagi para pesepeda yang sedang melakukan perjalanan jauh.
Meski hanya mengeluarkan biaya di bawah Rp100 ribu, perjalanan ini tetap penuh tantangan, terutama cuaca ekstrem.
Namun dengan persiapan fisik dan kondisi sepeda yang matang, Jeni optimistis dapat tiba di kampung halamannya dengan selamat. 🚴♂️
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow






































