Beranda Berita Terkini Dampak Penutupan Tambang, Kriminalitas Mulai Resahkan Warga Cigudeg

Dampak Penutupan Tambang, Kriminalitas Mulai Resahkan Warga Cigudeg

Publikbogornews.com – Dampak sosial pasca penutupan aktivitas tambang di wilayah Cigudeg–Rumpin mulai dirasakan warga.

Sejumlah masyarakat mengeluhkan meningkatnya aksi kriminalitas, terutama pencurian kendaraan bermotor, selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Salah satunya dialami warga Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Sepeda motor Honda Beat miliknya hampir menjadi korban pembobolan saat diparkir di halaman rumah pada malam hari, sekitar pukul 21.05 WIB.

Baca Juga :  256 Pelajar Dicegah Ikut Demo DPR, Polisi Temukan Busur Panah

“Motor saya hampirsaja jadi korban. Kunci sudah dibobol sampai tidak bisa dipakai, tapi Alhamdulillah motornya tidak sempat dibawa pelaku,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).

Warga menduga meningkatnya aksi kejahatan berkaitan dengan dampak sosial setelah aktivitas tambang ditutup oleh kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang membuat banyak pekerja kehilangan mata pencaharian.

Baca Juga :  Usia Bukan Penghalang! Ini Deretan Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia

Masyarakat berharap aparat keamanan meningkatkan patroli guna mencegah maraknya tindak kriminal di wilayah Bogor Barat, khususnya selama bulan Ramadhan.***

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPendidikan Gratis di Cigudeg Terancam Hilang Usai Tambang Ditutup
Artikulli tjetërPemerintah Pastikan BHR 2026 untuk Driver dan Kurir Online