Publikbogornews.com — Sekitar 300 juta tahun lalu, seluruh daratan di Bumi menyatu dalam satu super-benua bernama Pangaea.
Para ilmuwan menjelaskan, benua berada di atas lempeng tektonik yang bergerak sangat lambat, hanya beberapa sentimeter per tahun.
Namun dalam rentang jutaan tahun, pergerakan kecil tersebut menyebabkan Pangaea pecah dan benua-benua bergeser hingga membentuk peta dunia seperti saat ini.
Hingga kini, pergeseran lempeng tektonik masih terus berlangsung, menandakan bentuk permukaan Bumi akan terus berubah di masa depan.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow





































