Beranda Berita Terkini Pemerintah Bergerak Cepat, Jalan Nasional Jasinga–Leuwiliang Mulai Ditambal

Pemerintah Bergerak Cepat, Jalan Nasional Jasinga–Leuwiliang Mulai Ditambal

Publikbogornews.com – Keluhan warga Bogor Barat soal jalan berlubang di ruas nasional Jasinga–Leuwiliang akhirnya berbuah respons.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum mulai melakukan penambalan di sejumlah titik kerusakan yang selama ini dikeluhkan pengendara.

Ruas yang menghubungkan Kecamatan Jasinga hingga Leuwiliang itu merupakan jalur vital perekonomian dan layanan publik.

 

Jalan ini menjadi akses utama menuju pasar tradisional, sekolah, kantor pemerintahan, hingga RSUD R. Moh. Noh. Nur Leuwiliang.

Namun dalam beberapa pekan terakhir, aspal mengelupas dan lubang di berbagai titik memicu kekhawatiran, terutama saat hujan mengguyur dan genangan air menutup lubang.

Baca Juga :  Komnas HAM Temukan 5 Ketentuan KUHAP Baru Berpotensi Langgar HAM

Di lapangan, pekerja tampak melakukan tambal sulam untuk mempercepat penanganan. Perbaikan dilakukan oleh PPK 5.2 di bawah BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, dengan pelaksana proyek PT PPI.

 

Koordinator proyek PT PPI, Dwianto, memastikan proses penanganan tengah dikebut.

“Kami sedang percepat penutupan lubang-lubang agar arus lalu lintas kembali aman dan lancar,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga :  Percepatan Sertipikasi Tanah Ulayat di Papua, Menteri Nusron Pantau Pemasangan Patok di Skouw Yambe

Sebelumnya, keresahan warga sempat memuncak. Pemuda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Bumi Putra Bogor Barat (FKBP) turun langsung menutup lubang dengan alat seadanya sebagai bentuk kepedulian.

 

Bagi mereka, ini bukan aksi menyalahkan, melainkan pengingat bahwa jalan adalah urat nadi kehidupan masyarakat.

“Kalau pemuda bisa patungan demi menutup lubang, negara tentu bisa hadir lebih cepat,” ujar salah satu pemuda setempat.

Secara regulasi, jalan nasional memang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui Ditjen Bina Marga. Namun di mata warga, yang terpenting bukan soal kewenangan, melainkan keselamatan dan kenyamanan.

Baca Juga :  Bupati Bogor Terbitkan Instruksi Percepatan Penanaman Hutan Kota

 

Kini, perbaikan mulai berjalan. Meski belum menyeluruh, langkah ini menjadi sinyal bahwa suara masyarakat didengar. Pengendara tetap diimbau berhati-hati dan mengurangi kecepatan selama proses perbaikan berlangsung.

Karena bagi warga Bogor Barat, jalan bukan sekadar aspal—ia adalah denyut aktivitas, tempat anak-anak menuju sekolah, pedagang mencari nafkah, dan pasien berharap tiba dengan selamat.***

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakHeboh MBG di Nanggung, Wali Murid Protes Menu Diduga Tak Layak: Anak SD Disebut Terima Telur Mentah dan Buah Busuk
Artikulli tjetërPemkab Bogor Gandeng KPK Kawal Proyek Strategis 2026