Publikbogornews.com – Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya NS (12), siswa SMP asal Kampung Cimandala, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.
Dalam pernyataan terbukanya, Rieke—yang akrab disapa Oneng—menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan berkeadilan.
“Nizam, maafkan kami yang tidak bisa memberi kehidupan yang seharusnya melindungimu. Insya Allah kami kawal kata-kata terakhirmu. Kami kejar siapa pelaku yang merenggut hidupmu, Nak,” ujarnya, Senin (23/2).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dan tidak terpengaruh opini yang belum terverifikasi. Menurutnya, publik tidak boleh terburu-buru menghakimi sebelum ada kepastian hukum.
“Jangan menghakimi jika belum pasti. Tapi kepastian hukum harus kita kawal. Kebenaran harus diungkap secara jelas,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian luas, dengan harapan aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara tersebut dan menghadirkan keadilan bagi keluarga korban.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow





































