Publikbogornews.com — Pak Rohili dan Ibu Endah Lestari membuktikan peran strategis penyuluh pertanian sebagai motor perubahan di lapangan.
Melalui pendampingan intensif dan optimalisasi mekanisasi, keduanya sukses mendorong petani mencapai indeks pertanaman IP300.
Dari pengolahan tanah hingga panen, penyuluh memastikan pemanfaatan traktor roda empat (TR4), rice transplanter, combine harvester, hingga drone pertanian berjalan maksimal. Hasilnya, produktivitas meningkat hingga 7–9 ton per hektare.
Bagi keduanya, penyuluhan bukan sekadar profesi, melainkan pengabdian untuk melahirkan petani tangguh dan memperkuat fondasi pertanian modern, produktif, serta berdaya saing di Indonesia.
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow





































