Beranda Berita Terkini Keluarga Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, Pemkab Bogor Perkuat Ketahanan Generasi

Keluarga Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, Pemkab Bogor Perkuat Ketahanan Generasi

Publikbogornews.com – Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

Hal itu disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, di Cibinong Setu Plaza, Senin (29/6).

Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemkab Bogor mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat fungsi keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membangun karakter, menanamkan nilai kehidupan, serta mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Bupati Bogor Tekankan Keselamatan Warga dalam Rapat Lintas Daerah Soal Truk Tambang Parung Panjang

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Forkopimda, TP PKK Kabupaten Bogor, kepala sekolah, guru, serta jajaran Pemkab Bogor.

Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan kepada sejumlah sekolah berprestasi dan hadiah bagi perwakilan siswa.

Baca Juga :  Google Luncurkan Gemini Intelligence, Android Siap Jadi Asisten Pribadi Pengguna

Membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji, Sekda Ajat menegaskan bahwa Harganas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat keluarga sebagai benteng utama menghadapi tantangan zaman.

“Ketahanan keluarga menjadi aspek yang tidak dapat ditawar untuk melahirkan generasi pemenang yang siap menghadapi perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika global,” ujar Ajat.***

Baca Juga :  Ruben Amorim Tambah Daftar Gagal Manajer Manchester United

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakRazia Pelajar Bolos di Cianjur Diperketat, Siswa Terjaring Siap Hadapi Sanksi Tegas
Artikulli tjetërDalem Pancaniti, Sang Filsuf Sunda yang Terlupakan: Den Agung Ungkap Warisan Besar di Balik Lahirnya Konsep Pancaniti