Beranda Berita Terkini Rupiah Tembus Rp17.870 per Dolar AS, Ekonom Sebut BI Kewalahan Redam Tekanan

Rupiah Tembus Rp17.870 per Dolar AS, Ekonom Sebut BI Kewalahan Redam Tekanan

Publikbogornews.com – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026. Rupiah dilaporkan melemah hingga sekitar 70 poin dan menyentuh level Rp17.870 per dolar Amerika Serikat (AS).

Tekanan terhadap mata uang Garuda dinilai semakin berat akibat kombinasi sentimen global dan domestik yang terus membayangi pasar keuangan Indonesia.

Baca Juga :  Hendri Satrio Apresiasi Komunikasi Publik Pemerintah soal Bencana di Sumatera

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai langkah intervensi yang dilakukan Bank Indonesia (BI) sejauh ini belum mampu sepenuhnya menahan laju pelemahan rupiah.

Menurutnya, BI sudah berupaya maksimal melalui intervensi pasar, namun besarnya tekanan eksternal dan internal membuat rupiah tetap sulit bergerak stabil.

Baca Juga :  Barcelona Capai Kesepakatan Rekrut Karim Adeyemi dari Borussia Dortmund

“Hari ini cukup luar biasa terhadap pelemahan mata uang rupiah. Saat saya membuat tulisan ini, rupiah sudah melemah 70 poin di level Rp17.870. Bahkan bukan tidak mungkin hingga sore hari rupiah bisa turun mendekati Rp17.900 per dolar AS,” ujar Ibrahim, Kamis (28/5).

Baca Juga :  Wabup Bogor Jaro Ade Gelar Jumling di Desa Malasari

Ia menyebut kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar tengah menghadapi tekanan besar, terutama dari faktor global yang memengaruhi arus modal dan sentimen investor terhadap pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.***

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakSambut Iduladha 1447 H, ANTAM Pongkor Salurkan 17 Sapi dan 52 Kambing Kurban untuk Warga Nanggung
Artikulli tjetërNeymar Kembali, Vinicius Rela Lepas Nomor 10 Timnas Brasil