Publikbogornews.com – Fenomena ilmiah menarik datang dari Bumi yang ternyata berputar semakin lambat dari waktu ke waktu.
Meski terdengar mengejutkan, perlambatan ini merupakan proses alami yang telah berlangsung selama jutaan tahun.
Salah satu penyebab utamanya adalah pengaruh gravitasi Bulan. Gaya tarik Bulan memicu pasang surut air laut, yang kemudian menimbulkan gesekan pada permukaan Bumi.
Gesekan inilah yang secara perlahan memperlambat rotasi planet kita.
Dampaknya? Panjang hari di Bumi bertambah sekitar 1,7 milidetik setiap abad. Artinya, dalam rentang 100 tahun, perbedaan panjang hari hanya sekitar 0,68 detik—angka yang sangat kecil dan nyaris tak terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Para ilmuwan menegaskan, perubahan ini tidak perlu dikhawatirkan. Aktivitas manusia tetap berjalan normal, dan sistem waktu global sudah dirancang untuk menyesuaikan perubahan kecil semacam ini.
Singkatnya, meski Bumi terus melambat, kehidupan tetap stabil. Sebuah pengingat bahwa bahkan perubahan besar di alam semesta bisa terjadi dengan cara yang sangat halus.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow








































