Beranda Berita Terkini Bumi Berputar Lebih Lambat, Hari Bertambah Panjang—Benarkah Berdampak?

Bumi Berputar Lebih Lambat, Hari Bertambah Panjang—Benarkah Berdampak?

Publikbogornews.com – Fenomena ilmiah menarik datang dari Bumi yang ternyata berputar semakin lambat dari waktu ke waktu.

Meski terdengar mengejutkan, perlambatan ini merupakan proses alami yang telah berlangsung selama jutaan tahun.

Salah satu penyebab utamanya adalah pengaruh gravitasi Bulan. Gaya tarik Bulan memicu pasang surut air laut, yang kemudian menimbulkan gesekan pada permukaan Bumi.

Baca Juga :  Reece James Perpanjang Kontrak di Chelsea hingga 2032

Gesekan inilah yang secara perlahan memperlambat rotasi planet kita.

Dampaknya? Panjang hari di Bumi bertambah sekitar 1,7 milidetik setiap abad. Artinya, dalam rentang 100 tahun, perbedaan panjang hari hanya sekitar 0,68 detik—angka yang sangat kecil dan nyaris tak terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Pemerintah Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6%, Siap Tinggalkan “Kutukan 5%”

Para ilmuwan menegaskan, perubahan ini tidak perlu dikhawatirkan. Aktivitas manusia tetap berjalan normal, dan sistem waktu global sudah dirancang untuk menyesuaikan perubahan kecil semacam ini.

Singkatnya, meski Bumi terus melambat, kehidupan tetap stabil. Sebuah pengingat bahwa bahkan perubahan besar di alam semesta bisa terjadi dengan cara yang sangat halus.***

Baca Juga :  Prabowo di WEF 2026: Indonesia Disebut “Global Bright Spot” Dunia

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakCandaan Prabowo di May Day Monas Bikin Riuh Buruh
Artikulli tjetërBarcelona di Ambang Juara La Liga 2025/2026, Penentuan Bisa Terjadi Akhir Pekan Ini