Publikbogornews.com – Luapan Sungai Cidurian kembali menerjang wilayah Bogor Barat pada Senin dini hari (11/5/2026). Derasnya arus sungai menyebabkan bronjong penahan tebing di Kampung Nanggung, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, ambruk dan mengancam keselamatan warga.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.15 WIB hingga 05.20 WIB. Ambruknya bronjong membuat akses jalan desa yang biasa dilalui kendaraan warga dan pedagang kaki lima menjadi rawan longsor.
Nde (32), warga Desa Sukamaju, mengatakan jalur tersebut merupakan akses penting penghubung kawasan Cigowong, Mekarjaya, Nanggung hingga Ciasahan. Menurutnya, kondisi saat ini sangat membahayakan pengguna jalan.
“Ambruknya bronjong ini membuat lalulalang mobil dan motor jadi berisiko. Kami khawatir keselamatan warga,” ujarnya.
Tak hanya mengancam jalan desa dan permukiman, luapan sungai juga berpotensi merusak area persawahan serta perkebunan warga di sepanjang bantaran Cidurian.
Peristiwa ini kembali mengingatkan warga pada banjir besar 1 Januari 2020 yang melanda tiga kecamatan di Bogor Barat, yakni Cigudeg, Sukajaya, dan Jasinga. Saat itu, sejumlah desa mengalami kerusakan parah akibat banjir dan longsor.
Warga pun mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, segera melakukan penanganan dan normalisasi Sungai Cidurian guna mencegah bencana serupa kembali terjadi.
“Saya berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan agar bencana serupa tidak terus berulang,” pungkas Nde.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow








































