Publikbogornews.com — Duka warga pascabanjir dan longsor di Desa Purasari serta Desa Purwabakti belum usai. Saat korban berjuang bangkit, distribusi bantuan justru disorot karena dinilai jauh dari kata merata.
Di Desa Purasari, tercatat 44 kepala keluarga terdampak, namun hanya 10 KK yang menerima bantuan. Sementara di Desa Purwabakti, dari 96 KK korban bencana, baru 19 KK yang tersalurkan bantuan.
“Kami sama-sama terdampak, tapi bantuan hanya untuk sebagian orang,” keluh warga, Senin (27/4).
Warga mempertanyakan mekanisme pendataan yang dianggap tidak transparan. Di tengah kebutuhan mendesak, banyak korban masih kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor segera turun tangan, melakukan pendataan ulang, dan memastikan bantuan tidak berhenti pada angka-angka di atas kertas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor terkait ketimpangan penyaluran bantuan tersebut.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow








































