Beranda Berita Terkini Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Wali Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi Pengelolaan...

Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Wali Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah Regional

Publikbogornews.com — Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi pengelolaan sampah regional dalam rapat di Pendopo Bupati, Senin (24/11/25).

Pertemuan ini membahas rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) serta perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) TPA Galuga.

Baca Juga :  Aramu Muru: Gerbang Batu Misterius di Peru yang Diduga Menuju Dunia Lain

Rudy Susmanto menyatakan bahwa sinergi lintas wilayah menjadi kunci menghadapi tantangan pengelolaan sampah sekaligus menciptakan masa depan lingkungan Bogor Raya yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Ini langkah memperkuat sinergi antardaerah untuk mengoptimalkan pengelolaan persampahan dan menghadirkan kualitas lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Bogor,” ujarnya.

Baca Juga :  Letusan Krakatau 1883, Suara Terdahsyat yang Menggema Hingga Ribuan Kilometer

Ia menilai TPA Galuga sebagai titik paling kompleks dalam persoalan sampah Bogor Raya, sehingga diperlukan keberanian, pengorbanan, dan kerja bersama.

Saat ini Pemerintah Pusat menetapkan Bogor Raya sebagai wilayah Band 1 pembangunan PSEL. Meski beberapa daerah mundur, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor tetap melanjutkan komitmen tersebut.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanton Lepas Durian yang Tembus Pasar Tiongkok, 48 Ton Durian Beku Ekspor Perdana Rp5,1 Miliar

“Kami tetap bersih hati melanjutkan pengelolaan sampah bersama. Tujuannya satu: sampah terolah, baik sampah baru maupun sampah lama,” tegas Rudy.

Ia menambahkan, kerja sama kedua daerah harus berkesinambungan karena pembangunan PSEL membawa manfaat besar sekaligus tantangan yang perlu dihadapi bersama.***

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKerang Jadi Mata Uang Global Selama 4.000 Tahun, Begini Kisahnya
Artikulli tjetërRibuan Lubang Misterius di Lembah Pisco Peru Masih Jadi Teka-Teki Arkeologi