Beranda Berita Terkini Fakta Ilmiah Matahari: Bukan Bola Api, Tapi Reaktor Fusi Nuklir Raksasa

Fakta Ilmiah Matahari: Bukan Bola Api, Tapi Reaktor Fusi Nuklir Raksasa

Publikbogornews.com – Banyak orang masih mengira Matahari adalah bola api raksasa yang menyala di angkasa. Padahal, secara ilmiah anggapan itu keliru.

Matahari bukan terbentuk dari api, melainkan dari reaksi fusi nuklir proses penggabungan inti-inti hidrogen yang menghasilkan energi sangat besar.

Baca Juga :  AOE 2025 Dibuka Prabowo, 150 Kabupaten Pamerkan Potensi Daerah

Api di Bumi membutuhkan oksigen untuk menyala, sementara di Matahari tidak ada oksigen seperti itu.

Energi yang dipancarkan justru lahir dari jutaan ton hidrogen yang bergabung menjadi helium di inti Matahari setiap detiknya. Proses inilah yang membuat Matahari terus bersinar stabil selama miliaran tahun.

Baca Juga :  Komandan Kompi Yon TP 834 Dijatuhi Hukuman 12 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Prada Lucky

Fakta menarik lainnya, warna asli Matahari ternyata putih, bukan kuning seperti yang terlihat dari Bumi.

Atmosfer Bumi yang membelokkan cahaya membuat Matahari tampak kekuningan saat kita memandangnya. Jika dilihat dari luar angkasa tanpa gangguan atmosfer, Matahari akan terlihat bersinar putih terang.

Baca Juga :  Himalaya Miliki 10 Puncak Tertinggi di Dunia

Dengan kata lain, Matahari sejatinya bukan bola api, melainkan reaktor fusi nuklir alami terbesar yang menjadi sumber energi dan kehidupan di planet kita.***

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakBupati Bogor Apresiasi Bakti Sosial dan Kesehatan Polri di Gunung Sindur
Artikulli tjetërShicheng, Kota Bawah Air yang Terlupakan di Cina