Publikbogornews.com – Semangat membangun kampung halaman mendorong sejumlah generasi muda Papua menimba ilmu di Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian ATR/BPN.
Mereka ingin menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi dalam penyelesaian persoalan pertanahan dan tata ruang di Papua.
Salah satunya Alfando Almendo, Taruna Tingkat II asal Manokwari, Papua Barat.
Ia menilai Papua masih membutuhkan banyak tenaga profesional di bidang agraria untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.
Sementara itu, Rafael Korwa dari Merauke, Papua Selatan, berharap ilmu yang diperolehnya dapat membantu masyarakat memahami hak-hak pertanahan dan mengurangi potensi sengketa tanah.
Keduanya menilai pendidikan di STPN tidak hanya memberikan bekal akademik, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan melalui sistem pendidikan berasrama.
Mereka bercita-cita kembali ke Papua setelah lulus untuk berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang lebih baik dan pembangunan yang berkelanjutan.
Kisah para taruna ini menjadi bukti bahwa pendidikan dapat menjadi jalan bagi generasi muda Papua untuk mengambil peran nyata dalam membangun daerah asal dan masa depan Tanah Papua.
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow




































