Publikbogornews.com — Fenomena invasi ikan sapu-sapu di perairan Jakarta tengah menjadi perhatian. Selain jumlahnya yang terus bertambah, ikan ini dikenal memiliki kemampuan bertahan hidup di kondisi ekstrem, bahkan mampu hidup tanpa air dalam waktu tertentu.
Ketangguhan tersebut berasal dari modifikasi sistem pernapasan yang memungkinkan ikan ini menyerap oksigen langsung dari udara. Hal ini membuatnya mampu bertahan di perairan tercemar hingga lingkungan minim oksigen yang sulit dihuni spesies lain.
Meski berstatus invasif dan kerap dianggap mengganggu ekosistem, di sejumlah negara ikan sapu-sapu justru mulai dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan diolah menjadi menu tradisional.
Para ahli menilai, keberadaan ikan ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Di satu sisi mengancam keseimbangan ekosistem lokal, namun di sisi lain membuka potensi pemanfaatan baru jika dikelola dengan tepat.
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow







































