Publikbogornews.com – Seorang aktivis asal Inggris, Katy Davidson, mengungkap dugaan perlakuan tidak manusiawi saat ditahan pasukan Israel dalam misi kemanusiaan menuju Gaza.
Davidson, yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla, mengatakan kapal yang ditumpanginya bersama lima aktivis lain dicegat di perairan internasional.
Pencegatan disebut berlangsung menegangkan, melibatkan drone dengan sorotan lampu terang serta kapal fregat yang mendekat.
“Kami mengalami pencegatan yang cukup menakutkan,” ujarnya kepada Anadolu Agency di Istanbul.
Ia menuturkan sempat berharap lolos setelah kapal pertama menjauh, namun harapan itu pupus saat kapal lain mendekat dari belakang.
Saat itu, mereka diketahui masih berjarak sekitar empat hari perjalanan dari Sisilia, Italia.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow







































