Beranda Berita Terkini Ribuan Warga Demo di Cigudeg, Bupati dan Wakil Bupati Bogor Turun Tangan

Ribuan Warga Demo di Cigudeg, Bupati dan Wakil Bupati Bogor Turun Tangan

Publikbogornews.com — Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin 12 Januari 2025).

Aksi yang diikuti warga Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang itu menuntut kejelasan nasib ekonomi pascapenutupan tambang serta mendesak pemerintah mendengar aspirasi mereka.

Awalnya berlangsung damai, aksi kemudian ricuh setelah massa kecewa terhadap pernyataan Camat Cigudeg, Ade Zulfahmi.

Massa melempari kantor kecamatan hingga kaca aula pecah, membakar ban, dan memblokade jalan nasional di depan kantor kecamatan sehingga arus lalu lintas lumpuh total.

Baca Juga :  Kemenperin Ungkap Fakta Pahit di Balik Ramainya Pameran Otomotif

Situasi memanas membuat aparat keamanan turun tangan. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto bersama Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Henggar Tri Wahono tiba di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB untuk mengamankan aksi dan mengurai kemacetan.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade datang langsung ke lokasi.

Keduanya melakukan audiensi dengan enam perwakilan warga dari tiga kecamatan di aula Kantor Kecamatan Cigudeg.

Baca Juga :  Trobosan Bupati Rudy Susmanto Diapresiasi Warga Karena Wahana Flying Fox Damkar Ramaikan CFD Tegar Beriman

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rudy menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Ia menyampaikan bahwa bantuan sosial bagi sekitar 15 ribu warga terdampak akan dicairkan oleh Pemprov Jawa Barat paling cepat Rabu dan paling lambat Kamis pekan depan.

Selain itu, proyek jalan khusus angkutan tambang telah diproses sejak 2025 dan dianggarkan dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan.

Rudy juga menyebutkan pemerintah daerah telah menjadwalkan rapat dengan para pengusaha tambang Bogor Barat di Pendopo Bupati.

Baca Juga :  Bangun Sinergi, Kemenko Polkam Dorong Ketahanan Siber Nasional

Hasilnya akan dibawa dalam audiensi dengan Gubernur Jawa Barat terkait tuntutan pembukaan kembali tambang.

“Kalau tuntutannya itu, berarti ada komunikasi yang belum tersampaikan secara utuh ke masyarakat,” ujar Rudy di hadapan massa, seraya meminta warga berkoordinasi langsung dengan Wakil Bupati Jaro Ade yang berdomisili di Cigudeg.

Aksi pun berangsur kondusif setelah dialog antara pemerintah daerah dan perwakilan warga dilakukan.***

Artikulli paraprakCigudeg Memanas, Kantor Kecamatan Dilempari Massa Tuntut Janji Penutupan Tambang
Artikulli tjetërPemkab Bogor Hentikan Sementara Operasional Incinerator Sampah PT Aspex Kumbong