Publikbogornews.com – Museum Keraton Kasunanan Surakarta di Jalan Sidikoro, Kelurahan Baluwarti, hingga kini masih tertutup dan tidak dapat diakses masyarakat maupun wisatawan.
Penggembokan dilakukan oleh kubu Paku Buwono XIV Purboyo pada Sabtu (13/12) lalu, bersamaan dengan pergantian gembok dan pemasangan kamera pengawas di sejumlah pintu Keraton Surakarta.
Akibat tindakan tersebut, sejumlah pegawai Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X yang tengah bertugas dalam proses revitalisasi museum diminta meninggalkan lokasi.
Penggembokan terjadi saat jajaran pimpinan Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta tengah berada di Jakarta memenuhi undangan Kementerian Kebudayaan.
Ketua Eksekutif LDA, KPH Eddy Wirabhumi, menyayangkan langkah kubu PB XIV Purboyo tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan wisatawan yang tidak dapat mengakses museum, terutama di masa liburan.
“Setelah direnovasi, museum justru digembok rapat. Ini sangat disayangkan karena liburan adalah kesempatan masyarakat mendapatkan informasi tentang Keraton,” ujarnya, Sabtu (27/12).
Wirabhumi mengaku telah menerima banyak keluhan dan masukan agar akses museum dapat dibuka, setidaknya secara terbatas.
Aspirasi tersebut akan disampaikan kepada keluarga besar Keraton Surakarta guna mencari solusi terbaik bagi kepentingan publik dan pelestarian budaya***.






































