Publikbogornews.com – Sebuah fakta ilmiah menarik mengungkap bahwa otak manusia dapat memecah sel-sel jaringannya sendiri ketika tubuh mengalami kelaparan ekstrem.
Kondisi ini terjadi melalui proses alami bernama autophagy, yakni mekanisme bertahan hidup saat tubuh kekurangan asupan energi.
Meski bersifat protektif dalam jangka pendek, autophagy yang berlangsung lama dapat berdampak serius, mulai dari penurunan daya pikir, gangguan memori, hingga ketidakstabilan emosi.
Dalam kondisi ekstrem, kerusakan otak permanen pun bisa terjadi.
Fakta ini menegaskan bahwa makan bukan sekadar memenuhi kebutuhan perut, tetapi juga berperan penting dalam menjaga fungsi otak dan kesehatan mental manusia.***







































