Beranda Berita Terkini Sarkastik Kepala UPT Jajem Kelasa A Wilayah VI Diduga Salahkan FKBP Bogor...

Sarkastik Kepala UPT Jajem Kelasa A Wilayah VI Diduga Salahkan FKBP Bogor Barat

(Kedua dari Kiri) UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI Cigudeg, Bobby Wahyudi

Publikbogornews.com – Pernyataan Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI Cigudeg, Bobby Wahyudi, menuai kontroversi.

Ia diduga menyalahkan Anggota FKBP Bogor Barat atas aksi dan sikap terhadap jalan rusak yang kemudian ada kecelakaan truk terperosok.

Dugaan itu mencuat dari pesan WhatsApp Bobby kepada Dede Surya, pewarta yang disebut telah terverifikasi Dewan Pers.

Baca Juga :  Cigudeg Kembali Memanas, 395 Buruh Tambang Tuntut Terima Kompensasi

Percakapan terjadi setelah Kepala UPT tersebut mengirim dokumentasi kecelakaan teruk kepada Dede Surya dengan sarkas yang dinilai menyudutkan.

“Ini kan yg dede inginkan, kalau saja tadi pemeliharaan dikerjakan dahulu di Cibeber–Malasari mungkin hari ini tidak akan kejadian lagi, malah Jalan Ace Tabrani yg relatif lebih landai yg didahulukan,” tulis Bobby, Rabu (4/3/2026).

(Kedua dari Kiri) UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI Cigudeg, Bobby Wahyudi

Pernyataan itu membuat Dede tersentak. “Lah kok nyalahin saya, maksudnya apa pak,” ujarnya.

Baca Juga :  BGN Tegaskan Tak Anti Kritik, Minta Publik Laporkan Menu MBG Tak Layak

Balasan berikutnya dari Bobby dinilai semakin menegaskan sikap tersebut. “Maksudnya ada lokasi yg lebih urgent yg harus ditangani segera tapi malah di-blow up yg di Ace Tabrani.”

Dede menilai kalimat itu memberi kesan intimidatif terhadap kerja jurnalistiknya. Ia menegaskan, pers bekerja dilindungi undang-undang sebagai kontrol sosial dan pilar mencerdaskan bangsa.

Tangkapan layar percakapan yang diterima redaksi

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) Bogor Barat yang juga putra daerah Kecamatan Nanggung merasa heran dan tidak habis pikir.

“Di kata lokasi landai KA lebih bahaya, itu jatuh karna lokasi yg harus di rekontruksi walaupun jalannya bagus tetap saja harus di rekontruksi kalau tidak tetap aja akan ada korban jiwa jatuh.” cetus pria yang akrab disapa Supri Elel.

Baca Juga :  Santunan Yatim dan Perbaikan Jalan, Wujud Tanggung Jawab Sosial Antam di Pongkor

“Kami dah berkali” meminta jalan tersebut di rekontruksi kembali tapi nyatanya?. Sampai sampai kami nge wa langsung ke bupati soal jalan rusak dan sering kejadian kecelakaan tersebut” sambung Elel.

Sementara itu, Kepala UPT Insfrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI, Bobby Wahyudi ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Namun kata Bobby, ia hanya menanyakan saja. “Ya sy hanya menanyakan saja.” tulis Bobby Wahyudi.***

Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakCigudeg Kembali Memanas, 395 Buruh Tambang Tuntut Terima Kompensasi
Artikulli tjetërKetan Hitam Lapis Keju, Alternatif Takjil Legit dan Gurih