Publikbogornwes.com – China mengurangi rencana kenaikan harga bensin dan solar guna meringankan beban masyarakat di tengah lonjakan energi akibat konflik di Iran.
Harga bensin sebelumnya direncanakan naik 2.205 yuan per ton, namun dipangkas menjadi 1.160 yuan, sementara solar dari 2.120 yuan menjadi 1.115 yuan, berlaku mulai 24 Maret 2026.
Kenaikan harga dipicu terganggunya pasokan minyak global setelah penutupan Selat Hormuz.
Lebih dari 300 juta pengendara terdampak, dengan antrean panjang dan kelangkaan BBM terjadi di sejumlah wilayah.
Meski demikian, cadangan minyak besar yang dimiliki China diharapkan mampu meredam dampak lonjakan harga energi global.***
Ikuti saluran Publikbogornews.com di WhatsApp Follow






































