Publikbogornews.com — Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan turun langsung ke Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, untuk memastikan keakuratan data sekaligus menyampaikan keterangan resmi terkait insiden kepulan asap beracun di kawasan tambang emas Gunung Pongkor, Kamis (22/1/2026).
Rudi menyatakan seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Dari hasil pendataan kepolisian, total korban meninggal dunia berjumlah 11 orang yang berasal dari Kecamatan Cigudeg, Sukajaya, dan Nanggung. “Semuanya meninggal dunia akibat insiden tersebut,” tegasnya.
Para korban diduga terpapar gas beracun di dalam lubang galian emas ilegal yang berada di luar wilayah operasional PT Antam.
Meski seluruh korban telah dimakamkan atas permintaan keluarga, kepolisian menegaskan tetap membuka opsi tindakan lanjutan apabila dibutuhkan dalam proses hukum dan penyelidikan.
Sebagai bentuk empati, Kapolda Jabar juga menyerahkan bantuan kepada keluarga korban serta membuka pos informasi bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dan belum tercatat dalam data korban.***








































