Publikbogornews.com – Komandan Kompi A Yon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834, Lettu Inf Ahmad Faisal, dijatuhi hukuman 12 tahun penjara atas keterlibatannya dalam kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo.
Putusan itu dibacakan Oditur Militer Mayor Chk Wasinton Marpaung di Pengadilan Militer III-15 Kupang, NTT, Kamis (11/12/2025).
Selain hukuman penjara, Ahmad juga dituntut diberhentikan dari jabatannya dan diwajibkan membayar restitusi sebesar Rp561 juta kepada keluarga korban.
Sebagai atasan langsung, ia dinilai terbukti bersalah sesuai dakwaan primer Pasal 131 serta gagal melindungi bawahannya, yang dianiaya oleh 21 terdakwa lainnya.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyoroti tanggung jawab komandan dalam menjaga keselamatan prajurit di bawahnya.***






































