Beranda Berita Terkini Kenapa Mimpi Terasa Sangat Nyata? Begini Penjelasan Sainsnya

Kenapa Mimpi Terasa Sangat Nyata? Begini Penjelasan Sainsnya

Publikbogornews.com – Pernah terbangun dengan jantung berdebar setelah mimpi dikejar, jatuh, atau bertemu seseorang yang dirindukan? Itu karena saat tidur di fase REM, otak bekerja hampir seaktif ketika kita terjaga.

Pada fase ini, area visual, pusat memori, dan sistem emosi (limbik) justru sangat aktif, sementara bagian otak yang mengatur logika melemah.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto Terima Kunjungan Kompas TV, Bahas Tantangan dan Harapan Kabupaten Bogor

Akibatnya, otak memproses gambar dan emosi tanpa filter realitas, membuat mimpi terasa hidup dan penuh sensasi.

Sinyal yang dikirim otak saat bermimpi juga mirip dengan sinyal ketika kita mengalami sesuatu di dunia nyata. Itulah mengapa tubuh ikut merespons: jantung berdebar, napas berubah, hingga emosi terbawa setelah bangun.

Baca Juga :  Kejagung Ungkap Alasan Cabut Status Cekal Bos Djarum Victor Hartono

Menariknya, karena sistem limbik sangat aktif, mimpi sering terasa lebih intens secara emosional dibanding kejadian nyata. Mimpi juga membantu otak merapikan memori dan mengolah pengalaman yang belum tuntas.

Mimpi bukan sekadar bunga tidur—itu adalah cara otak bekerja dan berbicara dengan dirinya sendiri.***

Baca Juga :  Luar Biasa, Dua Atlit Disabilitas Diapresiasi Bupati Bogor Rudy Susmanto
Artikulli paraprakResep Tempe Tepung Goreng Crispy, Cuma Modal Minim Hasil Maksimal!
Artikulli tjetërProduksi Beras Nasional 2025 Naik 13,6%, Stok Dipastikan Aman Hingga Awal 2026