Beranda Berita Terkini Cabe di Dapur Nusantara, Warisan Dunia dari Jejak Portugis

Cabe di Dapur Nusantara, Warisan Dunia dari Jejak Portugis

Publikbogornews.com — Cabe yang kini menjadi “nyawa” masakan Indonesia ternyata bukan tanaman asli Nusantara.

Secara historis, cabe berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, dan baru dikenal luas di Asia Tenggara pada abad ke-16 melalui jalur perdagangan bangsa Portugis.

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Swasembada Gula, Petani Tebu Dapat KUR Khusus

Sebelum kedatangan cabe, masyarakat Nusantara mengandalkan lada, jahe, andaliman, dan beragam rempah lokal untuk menghadirkan rasa pedas.

Namun cabe cepat diterima karena mudah ditanam, cepat panen, dan menghasilkan sensasi pedas yang kuat.

Baca Juga :  Bupati Rudy Susmanto Genjot Infrastruktur untuk Persiapan DOB Bogor Barat

Dari pelabuhan ke pelabuhan, tanaman ini menyebar dan beradaptasi dengan selera lokal.

Dalam waktu relatif singkat, cabe menyatu dengan budaya kuliner Indonesia.

Sambal lahir dalam ratusan varian, karakter masakan berubah, dan cabe pun dianggap bagian tak terpisahkan dari identitas kuliner Nusantara—meski asal-usulnya lintas samudra.

Baca Juga :  Serius Benahi Tata Ruang dan Kebudayaan, Bupati Bogor Bentuk Dua Dinas Baru

Kisah cabe menjadi bukti bahwa apa yang kini dianggap “asli” sering kali merupakan hasil pertemuan sejarah, perdagangan global, dan adaptasi budaya yang panjang.***

Artikulli paraprakResep Puding Coklat Lapis Susu, Lembut dan Menggugah Selera
Artikulli tjetërTP PKK Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan ke Korban Banjir dan Longsor Bandung