Publikbogornews.com — THE LINE, megaproject kota futuristik sepanjang 170 kilometer yang diklaim akan menjadi wajah baru peradaban, kembali menjadi sorotan.
Meski digadang-gadang sebagai kota masa depan dengan desain revolusioner—tinggi 500 meter dan hanya selebar 200 meter—proyek ambisius ini justru dipenuhi misteri dan kontroversi sejak diumumkan.
Sejumlah ahli mempertanyakan kelayakan teknis pembangunan dinding kaca raksasa yang membentang puluhan kilometer.
Teknologi konstruksi semacam ini belum pernah ada sebelumnya, sehingga aspek keamanan dan keberlanjutan menjadi sorotan besar.
Dari sisi pembiayaan, proyek ini juga menuai kritik. Estimasi awal mencapai ratusan miliar dolar, namun analis meyakini biaya riil bisa jauh lebih besar.
Minimnya transparansi membuat publik bertanya-tanya bagaimana proyek raksasa ini dapat terus berlanjut.
Di lapangan, progres pembangunan disebut tidak sesuai rencana. Target ambisius untuk menampung 1,5 juta penduduk pada 2030 dinilai sulit tercapai mengingat perkembangan yang berjalan jauh lebih lambat dari ekspektasi.
Hingga kini, THE LINE masih menyisakan banyak tanda tanya—antara mimpi besar masa depan atau sekadar proyek megah yang belum tentu terwujud sepenuhnya.***

































