Publikbogogornews.com – Praktik percaloan dalam pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terungkap.
Biaya resmi yang seharusnya hanya Rp1–2 juta diduga digembungkan para calo menjadi Rp9 juta hingga Rp30 juta.
Wakil Kepala I BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengungkap temuan tersebut dalam Rapat Konsolidasi SPPG Kabupaten Bandung, Minggu (16/11).
Ia mengimbau calon pengelola dapur SPPG untuk mengurus SLHS langsung ke Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan setempat agar terhindar dari praktik pungutan liar.
“Sudah mulai ada calo SLHS dengan harga Rp9 sampai Rp30 juta, sampai calo ahli gizi juga,” ujar Nanik, menegaskan perlunya evaluasi dan pengawasan agar percaloan tak semakin marak.**

































