Publikbogornews.com — Fakta baru terungkap dalam kasus penculikan Alvaro Kiano Nugroho (6).
Sayem, nenek Alvaro, mengungkapkan bahwa polisi telah menggelar pra-rekonstruksi bersama pelaku, Alex, yang tak lain adalah ayah tiri korban.
Pra-rekonstruksi dilakukan di Masjid Jami Al-Muflihun, lokasi Alvaro diculik pada 6 Maret lalu. Seorang marbot masjid turut dilibatkan untuk mencocokkan keterangan.
Dalam proses itu, polisi meminta Alex mengulangi percakapan yang diduga terjadi saat ia menjemput Alvaro.
Marbot langsung mengenali suara Alex sebagai sosok yang datang ke masjid dan menanyakan, “Nyari anak saya… Namanya Alvaro,”
sebelum naik ke lantai dua tempat anak itu bermain. Setelah dibawa pergi, Alvaro tak pernah kembali.
Sayem juga mengungkap bahwa ibu kandung Alvaro menikah dengan Alex sejak 2023 dan tinggal di Tangerang.
Namun Alvaro diasuh kakek-neneknya sejak bayi. Ia menambahkan, anaknya sempat mendapat tekanan dan ancaman dari Alex agar pulang sebelum masa kontrak kerja berakhir.
Polisi kini terus mendalami rangkaian peristiwa dan motif di balik penculikan tersebut.***

































