Publikbogornews.com– Sebanyak 2.000 warga Palestina dibebaskan dari tahanan Israel pada Senin (13/10), menyusul tercapainya gencatan senjata Hamas–Israel setelah penandatanganan KTT Perdamaian Gaza.
Kedua pihak sepakat melakukan pertukaran sandera, seperti dilaporkan AP News (14/10).
Suasana haru mewarnai penyambutan di Beitunia, Tepi Barat, dan Khan Younis, Gaza, saat ribuan warga menyambut para tahanan dengan tangis, tepuk tangan, dan bendera berkibar.
“Itu perjalanan penderitaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujar Kamal Abu Shanab (51), yang bebas setelah 18 tahun di penjara.
Dari 2.000 tahanan, sekitar 250 orang merupakan napi dengan hukuman tetap, sebagian di antaranya diasingkan ke Mesir, sementara lainnya pulang ke Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza.
Pembebasan massal ini menjadi simbol awal dari babak baru perdamaian di Timur Tengah.***

































