Beranda Daerah Bayang-Bayang Gempa Bogor: 127 Rumah Rusak, Warga Bertahan di Tenda

Bayang-Bayang Gempa Bogor: 127 Rumah Rusak, Warga Bertahan di Tenda

Publikbogornews.com– Ketakutan masih menyelimuti warga Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, dan Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, usai serangkaian gempa sejak Jumat (19/9/2025) hingga puncaknya Sabtu (20/9/2025) malam.

Eti, warga Kampung Bunisari, mengaku tak lagi berani tidur di dalam rumah. “Dua malam pak tidur di depan rumah, ada juga warga yang di tenda,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

Baca Juga :  Bupati Bogor Tinjau Setu Kabantenan dan Cikaret, Siapkan Kawasan Wisata Air Terpadu

Hal senada diungkapkan Ketua RT setempat, Jujuh Komara (67). Menurutnya, gempa bukanlah hal baru.

Pada 2023 dan Desember 2024 lalu, wilayah ini juga diguncang gempa. “Kemarin malam saja sekitar 27 kali getaran,” ungkapnya dengan cemas.

Baca Juga :  Misteri Tembok Kuno Pugung Raharjo, Jejak Peradaban yang Hilang di Lampung

Kini, retakan rumah dan tenda darurat menjadi pemandangan sehari-hari. Bagi warga, bencana bukan hanya soal bangunan rusak, tetapi juga hilangnya rasa aman.

BPBD Kabupaten Bogor telah mendirikan posko darurat di Madrasah Diniyah Tarbiyatul Atfal, Kampung Cianten, Desa Purasari.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto Mulai Susun Rencana Pembangunan Daerah 2026: Berpihak pada Rakyat, Menuju Bogor yang Lebih Maju

Berdasarkan data, 127 rumah dan dua mushola terdampak, dengan satu rumah rusak berat.

Kapolsek Leuwiliang, Kompol Maryanto, memastikan tidak ada korban jiwa. Namun, gempa susulan membuat warga tetap bertahan di tenda.

“Warga mendirikan tenda di beberapa titik karena khawatir gempa berulang,” jelasnya.***

Artikulli paraprakUniversitas Pamulang Gelar PKM Internasional di Thailand, Perkuat Jejaring Global
Artikulli tjetërBappedalitbang Serap Aspirasi Warga, Persiapan DOB Bogor Barat Dimatangkan